google-site-verification: google8b0c72b5c7533948.html

Pencarian Jati Diri pada Remaja

Perkembangan psikologis manusia adalah sesuatu yang didapatkan dari hasil belajar dalam kehidupan. Ini sesuai dengan fitrah manusia yang dianugerahkan akal sebagai alat untuk berpikir, berbudaya dan menjunjung nilai-nilai peradaban.

Namun dalam perjalanannya, seseorang akan menghadapi perubahan-perubahan pada masa dimana kematangan secara seksual bermula. Dalam masa ini, apabila seorang remaja tidak membekali diri dengan informasi tentang hal yang akan terjadi pada diri mereka saat puber, kemungkinan besar mereka akan mengalami reaksi negatif seperti emosi yang tidak terkendali. Dan hal ini tentu akan berpengaruh pada perkembangan psikologisnya.

ada usia remaja, seseorang akan mengalami puncak emosional dalam hidupnya. Pertumbuhan organ seksual memiliki peran yang tinggi dalam perkembangan emosinya, misalnya saja muncul perasaan cinta dan hasrat terhadap lawan jenis.

Pencarian Jati Diri pada Remaja

Menurut Erickson masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri.

Teori Erickson ini dikuatkan oleh teori James Marcia yang menemukan bahwa ada empat status identitas diri pada remaja yaitu ;

1.     identity diffusion/ confussion

2.     moratorium

3.     foreclosure

4.     identity achieved

(Santrock, 2003, Papalia, dkk, 2001, Monks, dkk, 2000, Muss, 1988). Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri ini juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja.

No comments:

Post a Comment