Bila sahabat Kita Akhirnya Jadi Kita Cintai

Wah bener - bener terjadi juga deh :D , ini memang salah satu resiko bila kita memilih sahabat kita adalah kawan kita lawan jenis .But it's ok namanya sudah cocok ya kan .
Tapi ingat ada beberapa hal yang perlu sangat di perhatikan saat perasaan itu muncul
Tapi jatuh cinta pada sahabat sendiri adalah isu yang sangat sensitif. Karena salah mempersepsikan bahasa tubuh atau perhatian yang diberikan sahabat laki-laki, bisa berujung pada kerenggangan hubungan. Untuk itu, sebelum kita kehilangan sahabat terbaik karena salah tafsir, sebaiknya lakukan screening berikut agar ekspresi cinta tidak salah tangkap.

Langkah awal, yakinkan diri kita bahwa rasa cinta yang ada benar-benar cinta. Bukan sekedar rasa simpati atas perhatian yang diberikan sahabat laki-laki kepada kita. Untuk itu, tidak salah untuk bertanya pada teman sahabat kita, apakah dia memang menganggap kita murni sebagai sahabat atau ada ketertarikan lawan jenis.

Jika jawaban atas perhatian yang diberikan sudah ditemukan, pikirkan juga konsekuensi terburuk ketika hubungan persahabatan berubah menjadi percintaan. Sebab ketika percintaan justru berujung pada ketidakcocokan, maka tali persahabatan menjadi taruhannya. Tapi jika kita berdua yakin bahwa konsekuensi terburuk dapat diterima dengan dewasa, tanpa memengaruhi tali persahabatan meskipun jalinan asmara tidak bisa dipertahankan, maka tidak ada alasan untuk menjalin kasih dengan sahabat sendiri.

Setelah itu, kita harus bisa membedakan persahabatan dengan pacaran. Artinya, ada waktu-waktu tertentu kita berdua menghabiskan waktu hanya berdua tanpa teman-teman yang lain. Karena di saat itulah kualitas waktu terbaik untuk mengekspresikan rasa cinta dan sayang.

Tidak ada salahnya jika kita sedikit berdandan ketika ingin bertemu sahabat yang telah berubah status menjadi kekasih hati. Sebab hampir semua laki-laki akan senang melihat kekasih hatinya, sesekali tampil menarik untuk dia


1 comment: